Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

SETIAP WAKTU DAN KONDISI ADALAH UJIAN

Dalam menyikapi kehidupan, diantara kita tentu memiliki perspektif yang berbeda-beda. Biasanya itu bergantung dari pemahaman kita. Sehingga dalam memaknai sesuatu terkadang kita sepaham dengan orang lain, kurang sepaham dengan orang lain, atau bahkan tidak sepaham dengan orang lain. Hal itu adalah hal yang wajar, sering kita mendengar istilah ‘lain kepala, lain isinya’. Tapi disini saya tidak ingin membanding-bandingkan isi kepala seseorang (termasuk saya) dengan isi kepala orang lainnya. Ini hanya sebuah perspektif atau pandangan pribadi dalam memaknai atau menyikapi sesuatu, berdasarkan pengalaman yang pernah dilalui atau berdasarkan cerita pengalaman inspiratif dari orang lain. Saya tertarik membahas tentang ‘Ujian’, istilah yang sering kita dengar sejak zaman SD sampai sekarang, khususnya teman-teman yang sedang mempersiapkan untuk seleksi kerja.

Hikmah Idul Adha 1440 H

HIKMAH HARI RAYA IDUL ADHA Ringkasan ceramah hikmah Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 1440 H/11 Agustus 2019) Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahil Hamd Kaum Muslimin, Jamaah Idul Adha         Dalam catatan sejarah perkembangan islam, bahwa peringatan hari raya Islam yang dikenal hanya ada 2. Pertama adalah hari raya Idul Fitri, yang disebut sebagai momen deklarasi peletakan batu pertama pondasi ajaran islam, sebab Al Qur’an pertama kali turun kepada Rasulullah Muhammad SAW pada tanggal 17 Ramadan yaitu surah Al-Alaq ayat 1-5. Sebagai rangkaian dari Ramadan ini, maka pada tanggal 1 Syawal diperingatilah hari raya Idul Fitri. Kedua, adalah Hari Raya Idul Adha yang disebut sebagai momentum deklarasi peletakan batu terakhir dan penyempurnaan ajaran Islam, sebab pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun 10 Hijriyah ketika Nabi Muhammad SAW sedang wukuf di Padang Arafah, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menurunkan ayat terakhir : الْÙŠَÙˆْÙ…َ Ø£َÙƒْ...

Zaman Keemasan Islam: Sebuah Peradaban yang Terlupakan

Sering kita mendengar dalam kehidupan kita sehari-hari, entah saat berdiskusi ringan atau dalam ruang-ruang ilmiah, seringkali yang diperbincangkan hanya peradaban dunia Barat. Ketika membahas tentang filsafat, maka orang-orang akan akrab dengan nama-nama seperti Aristoteles, Socrates, Plato, dll yang sudah sangat lampau jauh masanya dengan masa sekarang. Ketika kita berbicara tentang ilmuwan, maka akan banyak yang menjawab nama-nama seperti Einsten, Newton, Galileo, dll. Ketika kita berbicara tentang peradaban, maka yang terbayang adalah tentang bangunan megah peninggalan sejarah seperti Piramida Giza di Mesir, Colosseum di Roma, Tembok Besar di Cina, Stonehenge di Britania Raya, Borobudur di Indonesia, dan masih banyak lagi peninggalan lainnya. Tapi apakah saat berbicara tentang ilmuwan dan peradaban hanya sebatas itu saja ? lalu bagaimana dengan ilmuwan-ilmuwan muslim ? yang dari mereka para tokoh-tokoh dan ilmuwan barat banyak belajar. Bagaimana dengan peradaban-peradaban yang ...

Tentang KKN Kebangsaan

Gambar
KKN Kebangsaan 2019 akan berlangsung pada bulan Juli-Agustus 2019, penyelenggara/tuan rumahnya adalah Universitas Khairun, Ternate-Maluku Utara. Beberapa kampus sudah melaksanakan proses seleksi (khusus Unhas pendaftaran terakhir hari ini, Rabu 10 April 2019). Olehnya itu saya ingin berbagi sedikit cerita tentang KKN Kebangsaan (KKN-K).  Apa itu KKN Kebangsaan ? Kuliah Kerja Nyata (KKN) - Kebangsaan adalah program Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti bekerjasama dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dengan melibatkan semua perguruan tinggi negeri di tanah air, dan beberapa perguruan tinggi swasta yang berminat dan memenuhi kriteria sebagai perguruan tinggi peserta KKN – Kebangsaan, sesuai dengan aturan yang ada dalam buku panduan operasional baku (POB). Kegiatan ini merupakan perwujudan dari konsep tridarma perguruan tinggi, karena memadukan dharma Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, sekaligu...

LKTI Inventra - Masjid Salman ITB

Gambar

Unhas Islamic Fair (UIF) - 2017

Gambar

LMD Nasional 186

Gambar
Kelompok 1 LMD 186 (ITB Jatinangor) Diskusi (Taman Lansia, Bandung)

Hose Test - pada bagian Sea Chest kapal

Gambar
Hose Test adalah metode untuk menguji atau mengetahui kekedapan dengan cara menyemprotkan air dengan tekanan tinggi ke bagian yang hendak kita uji. Setelah kita menyemprotkan air, langkah selanjutnya adalah mengamati bagian-bagian yang hendak di-uji tadi, apakah air menembus atau tidak. Pada pengujian di kapal ini, dilakukan penyemprotan air ke Sea Chest kapal pada bagian luar (lambung) kapal. Dalam waktu bersamaan pihak surveyor Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) melakukan pengecekan langsung pada sea chest di bagian dalam kapal (Gambar 1) * Berikut video proses 'Hose Test' pada bagian sea chest kapal : Gambar 1 : Pihak BKI melakukan pengecekan pada Sea Chest (bagian dalam kapal) didampingi oleh Quality Control (QC) galangan.

Non Destructive Test (NDT) - Jenis Dye Penetrant Test (Material Aluminium)

Gambar
DYE PENETRANT TEST Non-Destructive Test (NDT) adalah salah satu jenis pengujian dengan cara tidak merusak bahan/material (Desctructive Test - DT). NDT sendiri terdiri lagi menjadi beberapa jenis, salah satunya yaitu Dye  Penetrant Test. Penetrant Test adalah metode tes yang digunakan untuk mengetahui kualitas pengelasan (uji hasil pengelasan), apakah hasil pengelaan sudah baik atau tidak. Untuk mengetahuinya adalah dengan cara mengamati bahan setelah disemprotkan 3 jenis cairan ( 1.  Cleaner/remover,  2.   Red penetrant, dan 3.   Developer). Gambar 1 : 3 jenis cairan ( 1.  Cleaner/Remover,  2.   Red Penetrant, dan 3.   Developer) *Langkah-langkah Penetrant Test (beserta video) : 1. Bersihkan permukaan material yang hendak di-uji, lalu semprotkan cairan 'Cleaner/Remover' (Gambar 1) 2. Setelah dibersihkan, semprotkan cairan 'Red Penetrant' (Gambar 1) yang berfungsi sebagai penetrant. Lalu diamkan selam...